Aktor rolet yang berkualitas tentu tidak terlahir secara instan. Mereka harus melalui proses pendidikan dan pelatihan yang penting untuk membentuk kualitas mereka. Pentingnya pelatihan dan pendidikan dalam menjadi aktor rolet yang berkualitas tidak bisa dianggap remeh. Sebagaimana yang dikatakan oleh Robert De Niro, “Good actors are good listeners.” Kualitas seorang aktor tidak hanya dilihat dari bakat alaminya, tetapi juga dari kemampuan mereka dalam memahami karakter yang dimainkan.
Pelatihan dan pendidikan menjadi kunci utama dalam mengasah kemampuan seorang aktor. Sebuah studi dari Universitas California menunjukkan bahwa pelatihan yang intensif dapat meningkatkan kemampuan seorang aktor dalam menghadapi karakter-karakter yang beragam. Hal ini sesuai dengan pendapat Al Pacino yang mengatakan, “An actor is at most a poet and at least an entertainer.” Seorang aktor harus memiliki kemampuan untuk memahami karakter yang dimainkannya secara mendalam agar bisa menyampaikan emosi dan pesan yang tepat kepada penonton.
Selain itu, pendidikan juga berperan penting dalam membentuk seorang aktor rolet yang berkualitas. Sebagaimana yang disampaikan oleh Meryl Streep, “Acting is not about being someone different. It’s finding the similarity in what is apparently different, then finding myself in there.” Seorang aktor harus memiliki pengetahuan yang luas tentang berbagai aspek kehidupan agar bisa menghayati karakter yang dimainkannya dengan baik.
Dengan demikian, pentingnya pelatihan dan pendidikan dalam menjadi aktor rolet yang berkualitas tidak bisa dipandang sebelah mata. Seorang aktor harus siap untuk terus belajar dan mengasah kemampuannya agar bisa memberikan penampilan yang memukau di atas panggung. Seperti yang dikatakan oleh Helen Mirren, “The great thing about getting older is that you become more mellow. Things aren’t as black and white, and you become much more tolerant.” Pelatihan dan pendidikan akan membantu seorang aktor untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik dalam menjalani karirnya.